Sobat Diabet di Jalan Pemimpin

pemimpin1

Tahun 2014 menjadi tahun baru bagi kepemimpinan Indonesia sejak dilantiknya Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia. Di tahun ini pula tercetus sebuah inisiatif untuk mempersiapkan pemimpin masa depan Indonesia, yakni melalui “Jalan Pemimpin”. Adapun ide ini berasal dari Handry Satriago (CEO General Electric), Mardi Wu (CEO Nutrifood) dan Arif Zulkifli (Editor in Chief Tempo)

Jalan pemimpin adalah wadah dan program pembekalan bagi anak-anak muda yang mau belajar serta bersinergi di dalam komunitas. Tujuannya, tidak lain adalah agar generasi muda mampu menjadi pemimpin yang tangguh. Jalan pemimpin memfasilitasi anak-anak muda dengan sistem mentoring oleh para CEO, manajer, community leader, dll yang inspiratif dan tentunya telah berpengalaman di bidangnya

Pada program tahun ini, Rudy Kurniawan mewakili komunitas Sobat Diabet, mendapat kesempatan untuk mengikuti Jalan Pemimpin. Dari sekitar 300 pendaftar, hanya 19 orang yang berhasil lolos seleksi untuk mengikuti program ini. Adapun ke-19 peserta (mentess) tersebut berasal dari berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, musik, budaya, dan teknologi. Berikut adalah nama-nama peserta beserta proyek yang diusung:

  1. Adiatmo Rahardi – Ruang Developer dan Robot Industri
  2. Alan Rahmadi – Pelestarian Bahasan dan Aksara Lampung
  3. Aulia Rizqi Nur Abidi – Rumah Merah Putih
  4. Chiang Yulius Darmawan – Curhat Center – Sahabat Jiwa
  5. Hendriyadi – Desapreneur
  6. Herlina Yulida – Buku untuk Papua
  7. Ikram Arki – Modern Punk Festival
  8. Infra Ranisetya – Bank Sampah Srikandhi
  9. Khaira Al Hafi – Indonesia Social Innovation Network
  10. Lukman Hadi Lukito – Desa Budaya
  11. Melinda Nurimannisa – Alkindi Eduprise
  12. Muhammad Fathun – Dream Maker
  13. Puji Prabowo – Kurikulum Imajinasi Kejar Aurora
  14. Rahmania Rahman – Soulmaks Magazine
  15. Ramdhany Dwi Nugroho – Budi dan Badu
  16. Rudy Kurniawan – Sobat Diabet
  17. Susi Sukaesih – SMK ITACO / Siswa Wirausaha
  18. Triana Rahmawati – Griya Schizofren
  19. Yoki Ardzian Adlan – Health Savior

(selengkapnya ada di http://jalanpemimpin.com/peserta-terpilih/)

Program jalan pemimpin diawali dengan acara pembukaan di Swissbell Hotel Kemang pada tanggal 9 November 2014. Para peserta (langsung diajak) mengikuti berbagai sesi menarik, yaitu sharing dari ketiga penggagas Jalan Pemimpin. Sesi pertama dari Bapak Handry Satriago, kemudian dilanjutkan oleh Mardi Wu, dan terakhir sharing dibawakan oleh Arif Zulkifli

Kita semua bisa menjadi pemimpin, tetapi pemimpin itu tidaklah lahir begitu saja, pemimpin harus dibentuk, menurut Handry S. Sementara bagi Mardi Wu, pemimpin juga harus dinamis dan adaptif terhadap perubahan Di sisi lain, Arif mengatakan bahwa sebagai seorang pemimpin, kita juga dituntut untuk memilah informasi karena mendapatkan informasi saat ini begitu mudah, yang susah adalah memverifikasinya

Tak hanya itu, sharing berlanjut dengan mendengarkan kisah hidup dari seorang Josef Bataona (HR Director Indofood) yang selalu berprinsip “be yourself but better everyday”. Para mentee juga mendapatkan pelajaran dari Betti Alisjahbana (ex CEO IBM Indonesia, komisaris Garuda Indonesia) bahwa “trust is the foundation for all effective leadership” kepercayaan adalah pondasi dari kepemimpinan yang efektif. Selain itu, satu pembelajaran kesederhanaan dari Budi Sadikin (CEO Bank Mandiri), bahwa pemimpin yang baik adalah mereka yang rendah hati

pemimpin2

Sesi sharing bersama Josef Bataona

pemimpin3

Peserta jalan pemimpin berfoto bersama Betti Alisjahbana

Menurut Rene Suhardono (penulis Your Journey to be the Unlimited U), kitalah yang bertanggung jawab atas motivasi kita, “you are responsible for your own motivation“, orang lain adalah penyemangat, tetapi eksekusi ada di tangan kita. Tambahan dari Prita Kemal (Founder of LSPR), yakni pentingnya bagi seorang pemimpin untuk bisa membina relasi serta jejaring di masyarakat. Semua diskusi berlangsung secara interaktif, peserta dapat aktif bertanya jawab langsung dengan narasumber yang sangat inspiratif.

Tanggal 10 November, tepat di hari Pahlawan, berlangsunglah kick off Jalan Pemimpin di Plataran Dharmawangsa. Acara dibuka dengan dinyanyikannya theme song Jalan Pemimpin, dilanjutkan dengan sambutan oleh Handry S. Berikutnya, Ananda Sukarlan, seorang pianis Indonesia, hadir untuk berbagi kisah inspiratif bagaimana dirinya, yang menderita sindrom Asperger dapat meraih cita-cita sebagai seorang maestro internasional

Di acara ini, para mentee bertemu dengan para mentornya. Rudy Kurniawan mendapat kesempatan untuk mentoring bersama Lynna Chandra, pendiri dari Rachel House, sebuah yayasan penyedia layanan paliatif bagi anak-anak penderita kanker atau HIV yang berasal dari keluarga tak mampu.

Lynna Chandra berbagi pengalaman bagaimana membentuk sebuah yayasan kesehatan nonprofit. Beliau juga banyak bercerita tentang kesukarelaan karena baginya lebih mudah mengatur karyawan dalam sebuah perusahaan daripada mengatur relawan di sebuah komunitas sosial. Para relawan tersebut harus memiliki keinginan kuat untuk berbagi tanpa pamrih.

“Harus punya drive dan passion, tanpa kedua hal tersebut sebuah komunitas sosial akan menjadi jenuh”, papar Lynna

pemimpin4

Lynna Chandra, founder Rachel House

Setelah sharing bersama mentor, acara dilanjutkan dengan menikmati hidangan santap malam bersama-sama. Pada kesempatan inilah, para mentee dapat berjejaring dengan para tamu undangan yang sebagian besar terdiri dari para CEO perusahaan ternama. Peserta jalan pemimpin juga bisa berdiskusi dengan mentor sesama peserta jalan pemimpin lainnya.

Di akhir acara, secara simbolis disematkan pin bendera merah putih pada peserta. Harapannya, semua peserta jalan pemimpin dapat menjadi pemimpin yang inspiratif, dan mampu membawa komunitasnya untuk bergerak bersama-sama memimpin masa depan Indonesia.

pemimpin5

Peserta Jalan Pemimpin berfoto bersama Handry dan Mardi di acara kick off

0 Comments

©2019 Sobat Diabet. Web Development by POCIX

Forgot your details?