PANDEMI COVID-19, DIABETESI PERLU VAKSIN GAK SIH?

PANDEMI COVID-19, DIABETESI PERLU VAKSIN GAK SIH?

dr. Elisabeth Susianiwati

Sobat Diabet pasti mendengar tentang pelaksanaan uji tahap 3 vaksin Covid-19, dimana vaksin akan diuji secara masal. Kabar gembiranya, Indonesia telah memulai uji ini sejak bulan Agustus 2020. Lolosnya tahapan ini tengah menjadi harapan untuk hidup kembali normal. Namun, Indonesia kini sedang menghadapi kenyataan pahit. Sesuai prediksi, lonjakan kasus Covid-19 terus bertambah seakan sedang menuju puncak. Terhitung sejak 27-29 Agustus 2020, terdapat 3.308 kasus baru Covid-19. Angka ini terbilang cukup signifikan dan menjadi rekor baru.

Kewaspadaan ekstra harus diterapkan diabetesi ketika New Normal. Menaati protokol kesehatan dan kontrol gula darah mejadi komponen penting pencegahan. Sembari menanti hadirnya vaksin Covid-19, taukah sobat jika vaksin direkomendasikan bagi diabetesi? Rekomendasi vaksin sendiri ternyata sudah ada sebelum pandemi. Mengapa? Diabetesi merupakan kelompok berisiko mengalami infeksi maupun komplikasinya. Tingginya kadar gula darah berkorelasi dengan disfungsi sistem imun yang akan meperburuk penyebaran infeksi. Sampai saat belum ada anjuran vaksin secara spesifik bagi diabetesi, namun dapat mengikuti anjuran vaksin pada dewasa. Terdapat beberapa vaksin yang dapat dilakukan diabetesi terkait rentannya infeksi yaitu vaksin pneumonia, vaksin influenza, vaksin hepatitis B, vaksin zoster dan vaksin tetanus.

Selama pandemi Covid-19, World Health Organization (WHO) dan Central Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksin influenza dan vaksin pneumonia bagi kelompok beresiko. Bukan sebagai langkah pencegahan Covid-19, hal ini baik dilakukan untuk mengurangi beban penyakit saluran nafas dan menurunkan probabilitas gejala serupa dengan Covid-19. Manfaat lainnya, diabetesi mendapatkan kekebalan dan pencegahan derajat keparahan penyakit. Diabetesi juga dapat terhindari dari komplikasi diabetes yang dicetuskan oleh infeksi seperti ketoasidosis diabetes.

 

Apa sih itu vaksin influenza dan pneumonia?

Vaksin Influenza

Vaksin influenza merupakan vaksin untuk mencegah penyakit influenza. Indonesia, terdapat 2 jenis vaksin yang sering digunakan yaitu vaksin influenza trivalent, mengandung 3 strain virus dan quadrivalent, mengandung 4 strain virus. Semakin banyak strain virus yang dalam satu jenis vaksin tentunya memberikan kekebalan tambahan terhadap jenis virus influenza.

Vaksin Pneumonia

Vaksin pneumonia yang direkomendasikan bagi dewasa adalah PPV23. Sesuai dengan namanya, vaksin ini memberikan kekebalan terhadap 23 strain bakteri pneumokokus penyebab infeksi paru.

 

Kapan dan berapa dosis vaksin yang harus diberikan?

Vaksin influenza memilki efektivitas jangka waktu 1 tahun, sehingga vaksin bisa dilakukan setiap tahunnya. Sedangkan vaksin pneumonia dapat diperoleh 1 kali dosis.

 

Aman ga sih buat diabetesi?

Keamanan vaksin ini mendapatkan approved oleh CDC dan WHO. Namun, diabetesi tetap perlu hati-hati ketika ingin melakukan vaksin. Kondisi yang fit serta kontrol glikemik yang baik penting untuk dipersiapkan.

Vaksin pada diabetes bukan merupakan hal yang wajib, tapi alangkah lebih baik dilakukan demi melindungi diabetesi dari penyakit infeksi. Bagi diabetesi yang ingin melakukan vaksin bisa cari infomasi detail atau konsultasi ke dokter ya.

0 Comments

©2020 Sobat Diabet. Web Development by POCIX

Forgot your details?