Cegah Neuropati, Tingkatkan Kualitas Hidup Diabetesi

Cegah Neuropati, Tingkatkan Kualitas Hidup Diabetesi

kiri ke kanan: Wens Arpandy (Group Brand manager, P&G, Consumer Health Indonesia), dr. Endang Sriw Wahyuningsih, MKM (Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa dan NAPZA (PTMKJN) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta), Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE (Ketua Persadia wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok), dr Rudy Kurniawan (Founder Komunitas Sobat Diabet).

Jakarta – Kecenderungan anak zaman sekarang lebih memilih makan makanan siap saji dibandingkan makanan yang dimasak sendiri. Terlebih tidak mau tahu seberapa banyak kadar gula dan kalori yang terkandung di dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh dan ditambah lagi kurangnya aktivitas fisik. Misalnya, main handphone atau bekerja terus-menerus di depan komputer/ laptop sudah menjadi rutinitas tiap harinya. Kemudian makan makanan siap saji dikarenakan terlalu sibuk dengan pekerjaan. Aktivitas tersebut pun berulang dilakukan terus menerus. Pola hidup tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik akan memicu munculnya berbagai penyakit. Salah satunya yaitu penyakit diabetes.

Fenomena saat ini tidak hanya orang tua saja yang mengalami penderita diabetes melainkan kebanyakan usia produktif. Ketika seseorang menderita diabetes maka pankreas orang tersebut tidak dapat menghasilkan insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Itu yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Jika penyakit diabetes tidak ditangani sejak dini maka akan bisa terjadi komplikasi. Salah satu komplikasi yang mungkin terjadi adalah neuropati. Neuropati merupakan salah satu komplikasi diabetes yang paling sering muncul dengan prevenlensi 16% hingga 66% misalnya prevelensinya 1 diantara 2 penyandang diabetes yang disebabkan karena kerusakan saraf tepi akibat diabetes.

Dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia, Neurobion, Persadia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Komunitas Sobat Diabet mengadakan Media Briefing dengan tema “Cegah Neuropati Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Diabetes” pada tanggal 18 November 2019 di Kantrokuu, Coworking Space, Kuningan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat agar peduli terhadap kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik dengan berolahraga, mengkonsumsi makanan bergizi dan bebas kalori dan menjaga berat badan agar tetap ideal.

 

Peserta yang terdiri dari komunitas dan media, menghadiri peringatan hari diabetes sedunia

Beberapa relawan dari Sobat Diabet berbagi cerita mengenai pengalaman mereka bersama kerabat/keluarganya yang mengalami diabetes. Selain itu ada juga relawan diabetesi dari Sobat Diabet yang bercerita tentang perjuangannya untuk melawan diabetes. Banyak suka duka yang dialami mulai dari rasa kekhawatiran , was-was akan dampak dan resiko yang lebih buruk. Akan tetapi dengan adanya support orang-orang terdekat dan peran kelurga berpengaruh besar terhadap penderita diabetes dengan saling mengingatkan dan menjaga pola hidup sehat serta mengkonsumsi vitamin B dengan kombinasi B1, B6 dan B12 yang membantu menutrisi saraf.

Richa, relawan Sobat Diabet, memiliki ayah penyandang diabetes, berbagi cerita pengalaman tentang perjuangannya bersama keluarga untuk melawan diabetes.

0 Comments

©2019 Sobat Diabet. Web Development by POCIX

Forgot your details?