Bebas Kaki Diabetes dengan 5 langkah Praktis

Bebas Kaki Diabetes dan 5 Langkah Praktis

dr. Cynthia Nathania Setiawan

Sobat, pernahkah anda merasakan sensasi “tebal” dan kesemutan pada kaki? Apakah anda memiliki masalah kulit kering pada kaki? Hati-hati, bisa jadi merupakan tanda dari kaki diabetes. Kaki diabetes atau diabetic foot disebabkan tingginya kadar gula darah sehingga memicu penimbunan produk stress oksidatif dan kerusakan struktur pembuluh darah maupun saraf. Kaki merupakan anggota tubuh yang sering menjadi predileksi karena menumpu berat badan. Adanya berbagai tekanan yang besar dan berulang akan memudahkan kerusakan pembuluh darah dan saraf. Gangguan pembuluh darah kecil (microvascular) pada kaki dapat menyebabkan komplikasi berupa luka yang sulit sembuh, terjadi infeksi dan dapat berujung pada tindakan amputasi.  Tindakan amputasi kaki merupakan mimpi buruk bagi diabetesi. Oleh karena itu, mari kita kenali tanda kaki diabetes dengan menjawab pertanyaan berikut ini:

Apakah  anda memiliki kulit kaki yang kaku, kering, dan bersisik?

Apakah rambut kaki anda menipis?

Apakah kuku kaki anda menebal dan rapuh?

Apakah anda memiliki bekas luka yang tidak kunjung sembuh?

Apakah kaki anda terasa tebal/ kesemutan/ mati rasa?

Apakah kaki anda terasa dingin?

Apakah ada perubahan warna pada kulit kaki ? (kemerahan/ kebiruan/kehitaman)?

Apaila sobat diabet menjawab “ya” pada salah satu / lebih pertanyaan diatas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) menyatakan bahwa terdapat beberapa komponen pengendalian pada kaki diabetes yaitu kendali vaskular, kendali infeksi, kendali luka, kendali metabolik, kendali tekanan dan kendali edukasi. Diabetesi dapat berperan aktif dalam melakukan pencegahan melalui kendali metabolik dan kendali tekanan. Kendali metabolik dapat dilakukan dengan mengatur pola makan dan melakukan aktivitas fisik rutin sehingga kadar gula darah tetap terkontrol. Selain itu, diabetesi juga dapat melakukan kendali tekanan untuk mengurangi tekanan pada kaki. Lalu, “bagaimana cara mengendalikan tekanan pada kaki sambil tetap bergerak aktif?” Tenang saja, sobat diabet memiliki tips yang praktis untuk diingat dan dilakukan

Pakai alas kaki dimanapun anda berada

Sobat diabet harus selalu memakai alas kaki meskipun didalam rumah, dan pastikan

ukurannya tidak terlalu sempit/ terlalu  longgar

RAjin potong kuku

Usahakan memotong kuku dengan bentuk lurus dan tidak terlalu pendek

Keringkan dan bersihkan kaki

Kaki yang lembab dan kotor merupakan area yang memudahkan pertumbuhan jamur

TIdak mengompres kaki dengan air panas/ hot stone

Media panas yang ditempelkan pada kaki diabetesi dapat menyebabkan luka yang sulit sembuh

Segera periksakan diri ke dokter bila ada gangguan

Bagaimana sobat? Cukup mudah diingat dan dipraktekkan, bukan? Perawatan kaki diabetesi merupakan upaya yang sangat penting dan harus selalu dilakukan agar diabetesi terbebas dari komplikasi sehingga tetap produktif setiap hari.

 

 

0 Comments

©2020 Sobat Diabet. Web Development by POCIX

Forgot your details?